Tuhan, dihadapan segala isi dunia, melintasi peristiwa demi peristiwa, Kau hadapkan senantiasa hati kami pada rahasiaMu, Kau getarkan dengan begitu halusnya nurani kami untuk mendengar siratanMu, Kau heningkan hidup kami hingga tak ada lagi suara-suara, hingga kami pun kembali menghadapkan hati kepadaMu.
Tuhan, terima kami yang kembali menatapMu. Dalam hening, menyata ikhlas, semesta kepasrahan.
.
Arsip untuk ‘Spiritualitas’ Kategori
Kembali pada keheningan
Diposkan dalam Kontemplasi, Spiritualitas pada 19 Januari 2009 | 3 Komentar »
Konflik Ambon, 10 tahun yang lalu
Diposkan dalam Humaniora, Kontemplasi, Spiritualitas, Label ambon, kemanusiaan, konflik, perang agama pada 17 Januari 2009 | 3 Komentar »
Sepuluh tahun yang lalu, 1999, Ambon membara. Masih ingat? Kejadian itu mengagetkan kita. Di sebuah bangsa yang katanya ramah bisa pecah perang terbuka yang kental dengan sentimen perbedaan agama. Seakan perang palestina – israel menjadi begitu dekat di sebrang pulau.
Ambon menjadi medan perang. Segregasi yang telah berlangsung lama, perlahan-lahan benihnya tumbuh sejak tahun 1970an, akhirnya [...]
Mengisi hidup, hingga akhirnya
Diposkan dalam Kontemplasi, Spiritualitas, Label hidup, kesadaran, mati pada 5 Januari 2009 | Leave a Comment »
Kesadaran akan terbatasnya waktu hidup yang kita miliki tentulah salah satu hal yang mendorong kita memikirkan betul ‘apa yang akan kita lakukan dalam hidup ini’. Apalagi kita yakin betul bahwa setelah satu episode di dunia, akan ada episode kedua yang merupakan konsekuensi dari ‘kinerja’ di episode pertama.
Tapi memang ketika kita memikirkan kematian, pikiran ini bisa [...]
Haji.. sebuah perjalanan pulang
Diposkan dalam Pengabdian, Spiritualitas, Label haji, ibadah, tetangga pada 30 Desember 2008 | Leave a Comment »
Bersyukurlah mereka yang di hatinya telah terasa panggilan itu. Suatu rasa yang kuat.., suatu rasa yang tidak bisa dibuat. Sebuah rasa keterpanggilan.., semacam kerinduan, yang membuat diri ini tergerak untuk mensegerakan. Maka ketika lafadz itu diucapkan, Labbaik Allahumma Labbaik…, ucapan itu mengalir dari hati yang jujur dan sepenuhnya merasakan bahwa Haji adalah sebuah pemenuhan panggilanNya.
Sejujurnya, [...]
di ambang batas kesadaran
Diposkan dalam Kontemplasi, Spiritualitas, Label kehidupan, manusia, nalar, renungan pada 26 Desember 2008 | Leave a Comment »
kita hidup saat ini, untuk menyaksikan begitu banyak hal, yang mencengangkan nalar, yang mengguncangkan perasaan, yang sebegitu rumit, semesta kehidupan berbagai makhluk, berbagai musim cuaca, kerumitan-kerumitan sains itu, dan juga berbagai fenomena kehidupan manusia… sejarah-sejarah gemilang, juga rupa-rupa bencana.. untuk kemudian kita mati, tak lagi bisa menyaksikan, sementara kehidupan terus berjalan.. seperti apa rasanya…?
hingga kemudian [...]